Ini Alasan Liverpool Bisa Mencundangi Chelsea!!


BKKSKOR.COM - Liverpool sukses meraih kemenangan krusial pada lawatannya ke Stamford Bridge, markas Chelsea, Minggu (22/9/2019) lalu. Kemenangan ini semakin mengukuhkan The Reds di puncak  klasemen Premier League. Bermain di markas The Blues, tim asuhan Jurgen Klopp tersebut meraih kemenangan dengan skor 2-1. Gol kemenangan Liverpool disumbang Trent Alexander-Arnold dan Roberto Firmino. Sementara itu gol semata wayang The Blues dicetak N'Golo Kante.

Chelsea menciptakan Liverpool bekerja keras sepanjang laga. Anak asuh Frank Lampard memberi poly tekanan, terutama ketika mereka ketinggalan 2 gol. Apabila saja gol Cesar Azpilicueta tak dibatalkan wasit, skor pertandingan berkesudahan 2-2. Liverpool sekarang melaju menggunakan rekor fantastis kemenangan beruntun sebesar 15 laga pada pentas Liga Inggris.

Situs Sportskeeda menganalisis strategi permainan Chelsea vs Liverpool. Apa yang jadi pembeda sehingga anak asuh Jurgen Klopp bisa memenangi laga? Frank Lampard, pusing tujuh keliling menentukan pemain-pemain primer Chelsea karena sejumlah pemain intinya tengah dihantam cedera. Mason Mount tampil dalam kondisi kaki terluka usai dikasari pemain Valencia, Francis Coquelin, dalam pertengahan pekan dalam ajang Liga Champions. N'Golo Kante jua sempat diragukan sanggup tampil di lapangan lantaran cederanya.

Faktanya gelandang berasal Prancis itu tampil ciamik bareng Jorginho dan Mateo Kovacic di sektor tengah. Formasi 4-3-3 menciptakan Chelsea tampil nyaman sepanjang laga menghadapi Liverpool. Kiper Kepa Arrizabalaga dibentengi duo stoper Andreas Christensen dan Fikayo Tomori di jantung pertahanan. Nama terakhir disebut menciptakan seniornya Kurt Zouma jadi penghangat bangku cadangan. Cesar Azpilicueta anteng di posisi bek kanan berduet menggunakan Marcos Alonso pada sisi kiri dari empat bek. Kombinasi lini pertahanan ini disukai mayoritas pendukung Chelsea.

BACA JUGA: Hasil Pertandingan Sepak Bola Malam Dan Dini Hari!!

Willian jadi winger andalan. Agresivitas permainannya lebih oke dibanding Pedro dan Christian Pulisic. Dan, Tammy Abraham yg diplot jadi ujung tombak berulangkali memberi tekanan ke Liverpool, sekalipun ia tak menyumbang gol. Frank Lampard harus segera membereskan skema bertahan Chelsea mengantisipasi bola mangkat . Saat berduel melawan Liverpool, Marcos Alonso jadi terdakwa, membiarkan Firmino dalam posisi bebas menyundul bola yg berujung gol.

Kesalahan contoh serupa seringkali dilakukan Alonso. Pilihan sulit bagi Lampard, mengingat ia nir punya banyak pilihan di sektor belakang. Saat pertandingan beliau dipaksa melakukan perubahan darurat. Ia memasukkan Kurt Zouma menggantikan Andreas Christensen yg cedera. Pada 45 mnt jelang pertandingan sang pelatih melakukan keputusan ekstrem, menggantikan Emerson dengan Alonso. Sayangnya, perubahan ini tidak menciptakan Chelsea lebih solid bertahan, terutama menghadapi skema bola mangkat  lawan. Liverpool menyatroni Stamford Bridge menggunakan kapital empat kemenangan beruntun, yg menciptakan mereka anteng pada zenit klasemen.

Memenangi laga melawan Chelsea bukan hal mudah. The Blues memberi perlawanan sepanjang laga yang menciptakan para pemain The Reds terus berlari dengan keringat yg bercucuran. Tim tuan tempat tinggal   banyak menerima peluang emas, semestinya mereka bisa memenangi laga andai saja tak dinaungi kesialan. Tammy Abraham membuang sejumlah peluang emas. Michy Batshuayi nyaris menjebol gawang Liverpool. Sayang sundulannya meleset beberapa inci dari gawang.

Alonso, yang monoton memasok umpan silang berkualitas ke pada kotak, beserta dengan Willian & Azpilicueta, membuat Mason Mount dalam ruang bebas di sebelah kiri. Sayang, dia sedikit dalam posisi offside yg membuat gol Azpilicueta dianulir wasit. Liverpool dibentuk meninggal kartu pada 25 mnt akhir laga. Chelsea mendominasi dominasi bola sampai 70 persen. Para pemain The Reds terus dipaksa menjaga konsentrasi buat mengawasi aneka skema menyerang Chelsea. Mereka sanggup dibilang beruntung membawa oleh-oleh poin absolut menurut London. Hal ini menandakan mentalitas juara pemain Liverpool. Hal yg amat dibutuhkan waktu mengarungi persaingan keras & ketat Premier League trend ini.

Chelsea memulai babak ke 2 dengan kepercayaan  diri yang tinggi. Mereka memainkan taktik menyerang yg sederhana dan pribadi mengena ke jantung pertahanan Liverpool. Sementara itu Liverpool, biarkan kaki mereka keluar menurut pedal pada apa yg seharusnya menjadi pendekatan barisan belakang yg nyaman. Jurgen Klopp meresponsnya dengan menginstruksikan 3 pemain depan untuk bekerja lebih keras menjaga bola dan memainkan peran sebagai lini pertahanan pertama yang bertenaga.

Azpilicueta & Alonso amat agresif maju ke depan. Chelsea membuat umpan silang hampir 2 kali lipat menurut yang mereka lakukan pada babak pertama. Chelsea meluncurkan 10 tempakan ke gawang, ad interim Liverpool hanya setengahnya. Liverpool, hampir menyerah dalam gelombang serangan The Blues. Mereka pun mampu dibilang beruntung, para pemain Chelsea tidak mampu memaksimalkan aneka peluang emas.

Belum ada Komentar untuk "Ini Alasan Liverpool Bisa Mencundangi Chelsea!!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel