Neymar Diyakini Tidak Akan Pernah Pulang ke Barcelona


BKKSKOR.COM - Presiden La Liga, Javier Tebas meyakini Neymar bakal purna tugas pada PSG & tidak pernah kembali ke Barcelona. Harga Neymar telah nir wajar buat sepak bola modern. Dua tahun kemudian, Barca melepas Neymar ke PSG sebagai pemain termahal di dunia dengan nilai 222 juta euro. Transfer ini akan selalu dikenang sebagai transfer yang merusak wajah sepak bola dunia. Kini, Barca seakan-akan menelan kembali ludah mereka. Juara La Liga itu ingin memulangkan Neymar, akan tetapi tak sanggup memenuhi harga jual PSG yg dikabarkan mencapai 300 juta euro.

Kondisi inilah yang menciptakan Tebas yakin Neymar bakal terus bermain di PSG hingga gantung sepatu. Menurut Tebas, saga transfer Neymar ini sangat rumit. Transfer Neymar dua tahun lalu telah membarui banyak hal. PSG tak mau rugi, akan tetapi Barca tak sanggup membayar lebih berdasarkan 222 juta euro.

BACA JUGA: Douglas Costa Cedera, Sarri Siapkan Trisula Baru Juventus

Artinya, transfer ini hanya mampu terjadi apabila PSG mau menurunkan harga jual mereka. Kabarnya Barca akan mencoba lagi tahun depan, waktu itulah situasi Neymar bakal terjelaskan. "Dalam sudut pandang pasar, Neymar bakal pensiun di PSG apabila beliau nir menurunkan permintaan gajinya dan tuntutannya pada PSG," ungkap Tebas pada Sky Sports. "Masalah gagal pulang [ke Barcelona] kini   ini disebabkan sang kepergiannya sendiri ke PSG [pada 2017 lalu]."

Posisi PSG sebenarnya juga tidak galat. Mereka telah mengeluarkan banyak uang buat Neymar, akan tetapi gagal menerima apa yang mereka inginkan. Sekarang, PSG ingin menjual Neymar buat menutupi kerugian tadi. "Transfer itu [Neymar ke PSG untuk 22 juta euro] berada di luar bursa, hal ini hanya bisa terjadi menggunakan 'jebakan' yang menaikkan sponsorship," sambung Tebas. "Ketika Anda melakukannya pada luar jangkauan bursa transfer, mustahil menjualnya lagi di harga yang sama," tutupnya.

Belum ada Komentar untuk "Neymar Diyakini Tidak Akan Pernah Pulang ke Barcelona"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel