Dua Wajah Kontras Real Madrid


BUKUSKORID.COM - Real Madrid mengalami perubahan drastis dalam 2 bulan terakhir. Zinedine Zidane telah membangkitkan performa tim secara menyeluruh, kerja kerasnya mulai menuai hasil.

Dua bulan lalu, tim mana pun bahagia melawan Los Blancos, bahkan pada Santiago Bernabeu. Real Valladolid bisa mengalahkan mereka, Levante nyaris come back menurut syarat tertinggal 3-0, tim Zidane memainkan sepak bola buruk.

Real Madrid itu mudah dikalahkan, pemain-pemain berkaliber tinggi nir terlalu berguna. Setiap lawan tahu mereka akan menerima kesempatan ketika melawan El Real.

Masalah ini jadi pertanyaan besar  yg harus dijawab Zidane, Madrid gampang kebobolan. Tetapi, kini   pertanda-indikasi tidak baik itu perlahan sirna.

Baca Juga : Pemain Terbaik Aston Villa : Matt Targett

Evolusi Madrid

Dua bulan berlalu, situasinya berubah drastis. Teranyar, El Real berjuang aporisma buat mengalahkan Alaves (2-1) pada La Liga, Sabtu (30/11/2019). Pertandingan itu sulit, tapi Madrid tetap mampu menjaga laju apik mereka.

Kemenangan dua-1 itu diraih lewat usaha keras, Sergio Ramos dkk. Tampil habis-habisan. Bahkan tanpa Fede Valverde, pemain terbaik Zidane dalam beberapa pekan terakhir, Madrid permanen mampu bermain apik.

Kali ini, Madrid harus menghadapi Alaves yang mengandalkan kekuatan fisik. Duel-duel penuh energi, mengandalkan kekuatan. Madrid begitu secara umum dikuasai lewat Isco, Toni Kroos, dan Luka Modric. Tim tuan rumah kesulitan membawa bola.
Di lini serang, selalu ada Karim Benzema yg sanggup diandalkan. Absennya Eden Hazard tidak terlalu kentara.

Permainan Menarik & Penampilan Tangguh

Real Madrid versi andal & berkomitmen pada kemenangan di Alaves itu muncul hanya empat hari setelah penampilan apik & mengalir mereka ketika bermain imbang dengan PSG (dua-dua). Los Blancos nir mudah menyerah, bahkan ketika Alaves sempat menyamakan kedudukan.

Artinya, Madrid yang kini   tahu apa yang diperlukan buat menang. Mereka bisa menyuguhkan permainan latif yang begitu secara umum dikuasai, jua mampu tampil habis-habisan dan memeras keringat untuk menang,.

Madrid versi 2 bulan kemudian mungkin tidak akan sanggup menang pada kandang Alaves misalnya kemarin, apalagi bermain imbang dengan PSG. Kini, mereka melakukannya seperti seharusnya tim kuat.
Sempat diragukan, Zinedine Zidane perlahan-huma membarui Real Madrid.

Belum ada Komentar untuk "Dua Wajah Kontras Real Madrid"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel