Beda Nada Komentar Barcelona dan Real Madrid usai Gagal di Copa del Rey


BUKUSKORID.COM - Real Madrid dan Barcelona sama-sama tersingkir menurut Copa del Rey 2019/20. Hasil yang mengejutkan dan mengecewakan, tapi ternyata reaksi dua super besar Spanyol itu begitu paradoksal.

Jumat (7/dua/2020), Los Blancos tersingkir terlebih dahulu usai takluk tiga-4 berdasarkan Real Soceidad di Santiago Bernabeu. Beberapa jam lalu, giliran Barcelona yang terusir sehabis menyerah 0-1 pada hadapan Athletic Bilbao.

Kegagalan dua tim terkuat di Spanyol ini kentara mengejutkan. Tercatat, pada satu dasa warsa terakhir keliru satu dari Madrid atau Barca terbukti bisa menembus semifinal.

Beda Nada Komentar

Setelah kekalahan 0-1 di San Mames, lewat gol semata wayang di mnt ke-90+tiga, Barcelona justru bicara soal permainan apik. Baik presiden klub, pelatih, juga pemain meyakini permainan tim telah memuaskan.

"Dengan ambisi ini, kami akan meraih banyak kesuksesan," Josep Maria Bartomeu.

"Semuanya berjalan baik, kecuali output akhir," Quique Setien.

"Kami sudah menyaksikan bahwa kami mampu bermain rupawan lagi," Gerard Pique.

Komentar-komentar Barcelona itu kontras dengan komentar Madrid, yg mengaku keliru, mengaku kalah, mengaku kecewa, tanpa banyak alasan.

"[Kekalahan ini] menyakitkan. Kami tidak sanggup sembunyi menurut fenomena, tidak ada yang senang kalah," Zinedine Zidane.

"Kami telah menaruh yang terbaik, tapi dalam akhirnya semuanya telah terlambat," Marcelo.

"Kami harus memulihkan diri dan terus melaju, tidak ada cara lain . Hanya itu, terselesaikan telah," Zidane.

Komentar yg Tidak Akan Diterima

Masih dari Marca, memang sahih Barca tidak bermain tidak baik di San Mames, tapi kalah tetaplah kalah. Permainan apik tidak mengubah informasi bahwa mereka tersingkir berdasarkan perempat final.

Sulit menilai kekalahan mana yang lebih getir. Barcelona yang kalah lewat gol pada ujung laga atau Madrid yg kalah pada Santiago Bernabeu? Bagaimanapun, keduanya tersingkir.

Tersingkir merupakan hasil, komentar pada atas adalah reaksi. Marca menilai komentar-komentar Barcelona di atas tidak akan diterima di Madrid. Sulit melihat kegagalan berdasarkan aspek 'permainan cantik'.

Blaugrana tersinkgir, akan tetapi komentar Setien & sejumlah pemainnya menandakan bahwa mereka seharusnya pantas lolos. Mungkin ini menandakan bahwa ekspektasi pada Barcelona tidak setinggi tahun-tahun lalu.

Rapor Buruk Zidane

Lebih lanjut, Zidane kentara akan diserang habis-habisan bila berani berkomentar seperti Setien. Dia tidak akan bisa berdalih permainan apik, mengingat Copa del Rey adalah keliru satu kompetisi yg paling membuat repot buat instruktur Prancis itu.

Kalah permanen kalah, Zidane memahami itu. Terlebih, timnya memang tidak bermain baik pada laga tersebut, khususnya pada fase defensif.

Kebobolan empat gol pada satu pertandingan, bagaimana mungkin Zidane berani berdalih timnya telah main baik akan tetapi akhirnya kalah?

Belum ada Komentar untuk "Beda Nada Komentar Barcelona dan Real Madrid usai Gagal di Copa del Rey"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel